GENTENG – Tindakan tegas dan mendidik dilakukan oleh prajurit TNI di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Sedikitnya 8 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA/SMK, terpaksa berhadapan dengan petugas setelah kedapatan membolos saat jam pelajaran berlangsung.
Penertiban dan pembinaan terhadap belasan siswa yang kedapatan membolos saat jam sekolah. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam menjaga ketertiban umum dan mendukung mutu pendidikan di wilayahnya.
Aksi penindakan oleh Koptu Wawan Sunarto, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Desa Genteng Kulon, yang berada di bawah naungan Koramil 0825-04/Genteng, Kodim 0825/Banyuwangi. Para siswa yang terlibat berasal dari beberapa sekolah di sekitar Kecamatan Genteng.
Koptu Wawan Sunarto menjelaskan bahwa tindakan ini diambil karena kegiatan membolos dapat merusak masa depan siswa, melanggar tata tertib sekolah, dan mengganggu ketertiban di lingkungan desa. “Kami mendapati mereka dengan seragam lengkap sedang asyik nongkrong, padahal seharusnya mereka ada di dalam kelas. Ini jelas pelanggaran,” ujar Koptu Wawan.
Setelah diamankan, siswa tersebut tidak langsung diserahkan ke sekolah, melainkan menjalani pembinaan fisik dan mental di tempat. Koptu Wawan memberikan pengarahan tegas mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan dampak buruk dari membolos.
”Mereka kami berikan teguran keras, edukasi tentang nilai-nilai kedisiplinan, dan sedikit pembinaan fisik agar mereka jera dan menyadari kesalahan mereka,” tambahnya.
Selanjutnya, Koptu Wawan Sunarto berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa untuk menjamin adanya tindak lanjut dan pengawasan yang lebih ketat. Pihak Koramil 0825-04/Genteng menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mencegah kenakalan remaja di wilayahnya melalui sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pendidikan.
