GENTENG – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi pagi ini. Jika biasanya personel TNI identik dengan seragam rapi dan latihan fisik yang berat, Sertu Sucitro justru terlihat asyik berbaur dengan tumpukan sampah dan rumput liar.
Babinsa Desa Genteng Wetan dari Koramil 0825/04 Genteng ini mendadak jadi sorotan setelah aksinya memimpin warga “menyerbu” titik-titik kotor di lingkungan desa. Tanpa canggung, ia turun langsung ke selokan untuk memastikan aliran air lancar menyambut musim hujan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini bukan sekadar rutinitas pembersihan lingkungan. Sertu Sucitro menyebutnya sebagai ajang “silaturahmi keringat”.
”Kita ingin tunjukkan kalau TNI itu bagian dari masyarakat. Kalau lingkungannya bersih, warganya sehat, maka pertahanan wilayahnya juga kuat. Jadi kita mulai dari sapu dan cangkul dulu,” ujar Sertu Sucitro di sela-sela kegiatannya.
Kehadiran sosok berseragam loreng di tengah kerja bakti ini diakui warga memberikan suntikan semangat tersendiri. Salah satu warga setempat, mengaku salut dengan kegigihan sang Babinsa.
”Biasanya kalau kerja bakti ya gitu-gitu saja, tapi kalau dikomandoi Pak Babinsa, warga jadi lebih sungkan kalau cuma nonton. Beliau saja mau kotor-kotoran, masa kita tidak?” ungkapnya.
Aksi bersih-bersih ini berakhir menjelang siang dengan kondisi wajah desa yang tampak lebih segar dan rapi. Bagi warga Genteng Wetan, kehadiran Sertu Sucitro membuktikan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat bukan sekadar slogan, tapi nyata di lapangan—bahkan di dalam selokan sekalipun.
